7 Jenis Kayu yang Cocok untuk Kerajinan

Dalam dunia kerajinan mebel, kayu tentu menjadi salah satu bahan utama yang digunakan dalam pembuatan sebuah karya seni. Dari sebatang kayu yang dipadukan dengan kreativitas para pengrajin, terciptalah berbagai macam benda seni. Untuk membuat suatu barang kerajinan yang berkualitas, tentunya membutuhkan bahan baku yang berkualitas.

Berikut beberapa jenis kayu berkualitas yang bisa Anda gunakan sebagai referensi dalam membuat benda kerajinan:

Kayu jati

Kayu Jati merupakan salah satu jenis kayu yang banyak diminati. Kepopuleran kayu jati dikarenakan kualitas yang dimilikinya yang merupakan salah satu jenis kayu yang awet dan kuat. Maka tidak heran jika banyak pengrajin dan industri mebel memilih kayu jati ini sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan (furniture).

Selain kualitas yang dimilikinya, kayu jati ini juga memiliki corak fisik alami yang dinilai sangat indah dan menarik. Terlebih lagi, kayu jati cukup mudah untuk dikerjakan, daya retak rendah, serat lurus atau campuran meskipun teksturnya agak kasar. Kayu jati merupakan kayu khusus yang dapat digunakan untuk segala macam kerajinan.

Mahoni

Mahoni Selain kayu jati yang sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan ukir kayu, ada juga kayu mahoni yang juga banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Namun untuk mendapatkan kualitas terbaik dari kayu mahoni ini nampaknya para pengrajin harus lebih bersabar karena untuk mendapatkan kualitas terbaik mahoni baru bisa dipanen setelah 30 tahun atau lebih. Kayu mahoni dapat digunakan untuk furniture, veneer, peralatan olahraga, alat musik dan keperluan bangunan.

Kayu Sonokeling

Salah satu kelebihan kayu sonokeling adalah dapat dilihat dari corak atau warna yang dimilikinya. Secara khusus, warna kayu teras adalah merah tua/ungu dengan garis-garis hitam gelap. Meskipun jenis kayu rosewood ini memiliki sifat mengembang dan susut yang cukup besar serta tingkat keretakan yang tinggi. Namun, kayu Sonokling memiliki tekstur yang sangat halus, serat lurus dan termasuk dalam kategori kayu tahan lama dan kuat. Kayu sonokeling biasanya digunakan untuk membuat alat-alat kayu, membuat lantai, papan, peralatan olahraga, kerajinan ukir dan sebagainya.

Suren Woodsur

Kayu Suren atau biasa disebut dengan kayu Surian adalah jenis kayu yang memiliki warna fisik daging merah. Kayu suren ini memiliki sifat mengembang dan susut yang besar serta tingkat keretakan yang tinggi. Kayu suren juga memiliki tekstur agak keras dan agak halus, serat lurus bergelombang dan termasuk dalam kategori kayu tahan lama kelas IV dan kelas kuat III-IV. Berdasarkan sifat-sifat yang ada, kayu suren ini biasanya digunakan untuk kayu perkakas, papan, peti, kotak cerutu, kayu bangunan, kayu lapis, kusen pintu dan jendela, kayu pengiriman, ukir dan ukir, potlot, moulding.

Kayu Sungkai

Sungkai kayu atau latin sabrang jati disebut pronema canescens Jac, adalah jenis kayu yang termasuk kelas tahan lama III, dan kelas kuat II-III. Kayu sungkai memiliki pola warna putih kekuning-kuningan. Kayu sungkai mudah dikerjakan, tetapi memiliki daya retak yang tinggi, serat lurus bergelombang dan tekstur agak kasar. Kayu sungkai dalam penggunaannya dimaksudkan sebagai kayu bangunan, kayu perkakas, lantai, papan, ukiran dan pahatan, finishing mewah dan sebagai kayu hias.

Kayu Keruing

Keruing atau Lagan; burung beo; mengkeluang adalah jenis kayu yang termasuk dalam kelas tahan lama III, dan kelas kuat II-(I). Kayu keruing memiliki pola warna kayu teras kering, merah coklat, jingga/merah cerah. Kayu keruing memiliki ciri pengerjaan yang agak sulit, susut kecil, daya retak rendah, serat lurus atau tercampur dan memiliki tekstur agak kasar. Kayu keruing dalam penggunaannya dimaksudkan sebagai kayu bangunan, kayu perkakas, kayu lapis, lantai, papan, bantalan, kayu pelayaran, dan jembatan.

Kayu Bayur

Bayur Kayu bayur atau cayur, wadang, balang merupakan salah satu jenis kayu yang termasuk dalam kelas tahan lama IV, dan kelas kuat II-III. Kayu bayur memiliki pola warna merah coklat kering. Kayu bayur memiliki sifat mudah dikerjakan, susut kecil, daya retak rendah, serat lurus atau tercampur dan memiliki tekstur agak kasar. Kayu bayur dalam penggunaannya dimaksudkan sebagai kayu bangunan, kayu perkakas, kayu lapis, lantai, papan, kayu pelayaran, ukiran dan ukir, peti, gagang perkakas, sisir, kusen pintu dan jendela.

itulah 7 rekomendasi kayu pilihan yang cocok digunakan untuk menjadi bahan kerajinan kayu ukir, jika Anda membutuhkan jasa desain interior ataupun eksterior yang menggunakan bahan kayu, kunjungi gagamebel.com.

GAGA Mebel & Desain adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang solusi kebutuhan dekorasi interior dan eksterior terutama mebel/furniture dari bahan kayu solid berkualitas, yang di support oleh beberapa perusahaan yang telah berpengalaman bisnis dekorasi interior dan eksterior dengan pasar dalam negeri maupun luar negeri. Dekorasi interior sejak dulu menjadi kebutuhan setiap hunian dan tempat usaha supaya tampil lebih menarik, elegan dan tidak membosankan. Perkenankan kami untuk mendapat kepercayaan memberikan sentuhan kreatifitas hunian atau tempat usaha anda, yang mana tidak hanya mengunggulkan nilai estetika saja, namun juga mengutamakan kenyamanan, ketahanan & kekuatan produk, dengan layanan after sale yang memuaskan.